Total Tayangan Halaman

Senin, 30 Desember 2013

RASA ITU.....



Mata kecil terjaga oleh pancaran yang menyilaukan,pupil mungil teraliri sinar yang tersembunyi
di balik angin,lalu sebuah goresan abstrak terlukis pada permukaan retina.
Hamparan biru luas tak terbatas yang tak pernah bisa terjangkau.
Aku memanggilnya langit biru,
Dia adalah proyeksi setiap perasaan,kala air mataku jatuh,maka menangislah sang hujan.
Kala bibirku merekah,maka dia berbinar.
Kala hatiku berteriak,maka menderulah sang badai.
Kala jiwaku terhempas sedih,maka bangunlah sekelompok awan mendung.
Kala ragaku rengkah patah,maka mengamuklah angin  ternoda.
Kala diri ini berduka,maka bersedihlah langit malam kelam.
Kala nafasku menghembuskan cinta,maka berkediplah sang bintang.
Dan..,kala aku tenggelam dalam laut kasih sayang maka langit sore memerah malu.
Karena langit biru adalah lukisan perasaan ku.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar